PPPRS Grha Cempaka Mas

PPPRS GRHA CEMPAKA MAS

Grha Cempaka Mas Rumah Kita
Dari Warga Oleh Warga  Untuk Warga

Motto: Warga Bersatu Tak Bisa Dikalahkan

I. DASAR HUKUM
A. Suara Warga adalah suara tertinggi. Maka wajib menjunjung tinggi sebagai Service-oriented Organization.
B. Mandat untuk membentuk Susunan Organisasi PPPRS oleh Formatur Hasil RULB 20/9/2013
C. Rapat Formatur, Jumat 20/9/2013 Jam 23.00 sampai Sabtu 21/9/2013 Jam 01.30 terbentuklah Susunan Organisasi PPPRS GRHA CEMPAKA MAS.
D. Rapat dihadiri oleh  FORMATUR HASIL RULB 20/9/2013
1.  Ketua: Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi
2. Anggota: Palmer Situmorang
3. Anggota: Tonny Soenanto
4. Anggota: Molan Tarigan
5. Anggota: Suresh Bhavnani
6. Anggota: Omay Chusmayadi
7. Anggota: Mustad Sidiki
8. Anggota: Heidy Nuria Siregar
9. Anggota: Djohan Hijanto

II. DEFINISI PPPRS (Perhimpunan Pemilik Penghuni Rumah Susun)
PPPRS adalah lembaga berbadan hukum bersifat nirlaba yang dibentuk oleh warga pemilik/penghuni Kawasan untuk mewakili kepentingan warga, dan mengelola Kawasan dengan prinsip “Dari Warga Oleh Warga Untuk Warga” berdasarkan azas kekeluargaan, gotong-royong, bhineka tunggal ika, dan pancasila. Anggotanya dipilih oleh Warga secara terbuka dan demokratis melalui lembaga kedaulatan tertinggi yaitu musyawarah untuk mufakat.

III. STRUKTUR ORGANISASI PPPRS
Bentuk organisasi bersifat fleksibel, tidak kaku (rigid), bisa dievaluasi setiap saat, yang penting disesuaikan dengan kebutuhan Kawasan dan warganya serta disesuaikan dengan kebutuhan jamannya.

Organisasi PPRS terdiri dari tiga (3) komponen yaitu
1. Dewan Penasehat
2. Dewan Pelaksana
3. Dewan Pengawas

A. DEWAN PENASEHAT
1. Sebagai Badan tertinggi layaknya Kepala Negara dari Kawasan yang mempunyai hak “can do no wong” dalam hal: kalau ada keadaan genting/serangan dalam bentuk apapun dari pihak lain/ bencana kemanusiaan/ keadaan darurat lainnya, maka memegang keputusan tertinggi untuk penyelamatan dan pengendalian keadaan secara segera.

2. Mengarahkan visi dan misi organisasi, membimbing agar
jalannya organisasi PPPRS tetap kompak, punya tujuan, serta senantiasa membangkitkan semangat persaudaraan,  membangun jiwa spiritual warga sebagai manusia yang berkarya di muka bumi melalui berbagai ekspresi sesuai  tugasnya diturunkan ke dunia.

3. Memberi pemikiran, pandangan, nasehat, kritik, solusi, jalan keluar, serta mengembangkan networking ke berbagai jajaran pemerintahan dan lapisan masyarakat sehingga bisa menjadi percontohan bagi kawasan sejenis.

Ketua: Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi
Wakil Ketua: Molan Tarigan
Anggota:  Djohan Hijanto,
Djoko Muhammad Basuki
Yusherman
Edi Soerjantoro
Husni Manggabarani
Yusuf
Go Thwan Bie
Yongky Tan
Shanti Moeis

B. DEWAN PELAKSANA
Dewan Pelaksana adalah badan layaknya anggota kabinet yang melaksanakan tugas sebagai manajemen dan pengendalian sektoral yang menyangkut pengelolaan kawasan.

Susunan Dewan Pelaksana terdiri dari
1. Ketua Umum bertugas untuk menjaga keharmonisan warga dengan berbagai unsur latar belakang etnis, sosial, spiritual, politik, ekonomi, budaya, keahlian, pekerjaan, usia, dll. Maka Ketua Umum perlu dipilih seseorang yang selalu tersenyum, tidak marah dalam keadaan apapun dan bagaimanapun serta mampu membuat tertawa walaupun sedang terjadi perselisihan (konflik). Tugas utama Ketua Umum adalah tersenyum.

Ketua Umum dibantu oleh 8 Ketua Bidang yang masing2 bertanggung jawab untuk memimpin keberhasilan di bidangnya sesuai dengan ukuran2 kinerja yang disepakati dalam musyawarah tertinggi (formal) maupun dalam musyawarah informal, terbatas dan/atau adhoc serta mendengarkan aspirasi/suara warga sebagai kedaulatan tertinggi, dalam interaksi kehidupan keseharian.

Ketua Umum: Tonny Soenanto
Ketua 1 Bidang Organisasi & Konsolidasi: Mustad Sidiki
Ketua 2 Bidang Administrasi & Layanan: Herman Asri Wijaya
Ketua 3 Bidang Keamanan & Ketentraman: Bob
Ketua 4 Bidang Lingkungan & Kebersihan: Eva Emilia
Ketua 5 Bidang Hukum & Advokasi:  Jansen Sitindaon
Ketua 6 Bidang Manajemen IT, Audit, PR: Justiani
Ketua 7 Bidang Keteknikan & Pembangunan: Jemmy
Ketua 8 Bidang SDM & Sosial Kemasyarakatan: Heidy Nuria Siregar

2. Sekretaris Umum dan 2 orang Wakil Sekretaris yang bertanggung jawab sebagai pusat kendali yang mengintegrasikan keseluruhan kegiatan baik sektoral maupun teritorial yang ditopang oleh kesekretariatan dan administrasi yang tertib dan rapi.

Sekretaris Umum: Palmer Situmorang
Sekretaris 1: Omay Chusmayadi
Sekretaris 2: Ferry Johan

3. Bendahara dan Wakil Bendahara yang bertanggung jawab untuk mengusahakan berbagai sumber penghasilan/pendanaan, serta memanajemeni aliran keuangan, dan melakukan efisiensi pemanfaatan dana serta menentukan kebijakan yang menyangkut keamanan, stabilitas dan pemutaran keuangan.

Bendahara:  Bong Jan Nie
Wakil Bendahara:  Suresh Bhagwandas Bahvnani

4. Rincian Tugas 8 Ketua Bidang sbb:
Ketua 1 Bidang Organisasi & Konsolidasi: Mustad Sidiki
Tugas:
a. Membuat Program2 untuk mengkonsolidasikan kekompakan warga
b. Melaksanakan musyawarah mufakat secara berkala sebagaimana diamanahkan dalam UU dan AD/ART.
b. Menjalin kerjasama dengan instansi Pemerintah dan instansi lainnya.
c. Mengurus perizinan yang diperlukan oleh Kawasan
d. Membentuk organisasi yang diperlukan sesuai kebutuhan warga

Ketua 2 Bidang Administrasi & Layanan: Herman Asri Wijaya
Tugas:
a. Memantau kinerja administrasi dan layanan kepada warga agar selalu memuaskan mulai dari layanan lobby, parkir, admisnistrasi kasir
b. Menangani adanya keluhan serta berbagai  masukan warga untuk di tindak lanjuti.
c. Membina dan mengembangkan semua pekerja di Kawasan GCM sehingga pekerja tetap bermoral tinggi dengan penghargaan (medali bulanan)
d. Mengkoordinasi pendataan warga agar uptodate

Ketua 3 Bidang Keamanan & Ketentraman: Bob
Tugas:
a. Memantau kinerja tenaga keamanan dan mengadakan pelatihan berkala
b. Menertibkan perparkiran sehingga tidak mengganggu kenyamanan
c. Mengendalikan perusahaan outsourcing agar layanan tetap prima
d. Memastikan kontinuitas layanan prima 7×24 jam

Ketua 4 Bidang Lingkungan & Kebersihan: Chandru Bhavnani
Tugas:
a. Memantau kinerja tenaga kebersihan dan mengendalikan perusahaan outsourcing agar layanan tetap prima
b. Mengawasi n memastikan kebersihan dan keindahan lingkungan
c. Menata pertamanan agar kawasan tampak hijau dan rindang

Ketua 5 Bidang Manajemen IT, Audit, PR: Justiani
Tugas:
a. Memantau kinerja property management company
b. Memastikan transparansi pelaporan dan kualitas audit
c. Mengelola buletin warga baik cetak maupun elektronik
d. Mengendalikan konsultan/auditor agar layanan prima

Ketua 6 Bidang Keteknikan & Pembangunan: Jemmy
Tugas:
a. Memantau kualitas gedung dan fasilitas umum
b. Merencanakan perbaikan/renovasi yang diperlukan
c. Memantau kinerja para teknisi dan memastikan kualitas layanan 7x24jam
d. Mengendalikan langsung apabila terjadi kegagalan teknis

Ketua 7 Bidang SDM & Sosial Kemasyarakatan: Heidy Nuria Siregar
Tugas:
a. Menjalin Persaudaraan melalui berbagai kegiatan sosial/ keagamaan/ kemasyarakatan bersama warga (internal) ataupun external dengan warga tetangga/kawasan sekitar misalnya: mengadakan perayaan keagamaan, olahraga setiap weekend, bazar sembako murah, lomba jalan sehat dengan doorprize, bazar kuliner eksotik, dll.
b. Memberi atensi kepada warga dan pekerja yang kena musibah

Ketua 8 Bidang Hukum & Advokasi:  Jansen Sitindaon
Tugas:
a. Membantu melakukan advokasi hukum yang dibutuhkan oleh PPPRS ataupun warga
b. Memastikan semua kontrak yang dilakukan oleh PPPRS sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku dan tidak cacat hukum maupun beresiko.

DEWAN PENGAWAS
Tugas:
1. Dewan Pengawas berfungsi layaknya senator dari masing masing teritorial (Tower/Rukan) dengan cakupan pekerjaan apa saja (kebersihan, keamanan, kerusakan, keluhan warga terhadap layanan, mediasi konflik antar warga, usulan kegiatan, dll) yang ada/ terjadi di lingkup teritory nya.

2. Bekerjasama dengan Kelurahan Sumurbatu untuk melakukan Pendataan warga agar selalu uptodate

3. Ketua Dewan Pengawas sekaligus merangkap Ketua RW dan masing masing Pengawas Tower menjadi Ketua RT. Untuk itu pada tahap awal ini perlu segera diedarkan Surat Dukungan Warga untuk Penggantian RT/RW

Ketua: Johannis
Wakil Ketua: Chandru Pamo Giani
Anggota:
Pengawas Tower A1: Lim Andry
Pengawas Tower A2: Chandru Pamo Giani
Pengawas Tower C1: Maureen
Pengawas Tower C2: Indra Gunawan Tan
Pengawas Tower E1:  Irawan Rahardjo (Ricky)
Pengawas Tower E2: Edo
Pengawas Rukan: Budiman Tanurdjaja (Aliong)

IV. MITRA KERJA PPRS
1. Property Management Company dengan ONLINE system
2. Koperasi Kelola Kawasan (K3)

1. PROPERTY MANAGEMENT COMPANY
Dalam menjalankan tugasnya PPRS didampingi oleh suatu Property Management Company yang memiliki sistem manajemen pengelolaan kawasan dan layanan warga secara terintegrasi berbasis IT (online system) untuk mengelola dan memberikan layanan terbaik,  transparan, terbuka, terjangkau, dan real time.

Sebelum menjalankan tugasnya, Property Management Company akan melakukan audit secara komplit mencakup:
1. Audit teknik/bangunan/konstruksi (mechanical, electrical, elevator, sewerage, Waste management, water management & treatment, genset, lighting, fasum, current status of building quality, etc)
2. Audit legal/asset/administrasi (kontrak2 dg pihak lain, data warga, data pekerja, billing uptodate,  daftar tagihan & tunggakan, daftar dan status asset, dll)

Hasil audit akan menjadi REFERENSI untuk melakukan operasioanl selanjutnya, sehingga bisa dibuat proposal yang diperlukan untuk perbaikan (renovasi) dan pembangunan baik yang darurat maupun yang untuk keindahan.

2. KOPERASI KELOLA KAWASAN (K3)
Karena PPPRS adalah lembaga nirlaba, yang tidak boleh berbisnis, maka  K3 adalah wadah bagi warga untuk melakukan transaksi bisnis yang menyangkut kepentingan kawasan sebagai suatu entitas bisnis.

K3 adalah entitas bisnis milik seluruh warga GCM yang berperan dalam:
a. mengambil alih kepemilikan Kawasan GCM dari Pengembang (dalam proses gugatan kepailitan) yang nantinya bisa di listingkan di pasar modal.
b. melakukan berbagai aktivitas bisnis yang terkait dengan pengelolaan dan pengembangan kawasan (property business) agar tetap uptodate dan memiliki nilai tinggi dibandingkan dengan kawasan lainnya, atau mengikuti kecenderungan pasar namun tetap mengindahkan nilai nilai sosial dari kawasan.
c. melakukan bisnis koperasi simpan pinjam dengan bunga murah dari warga, oleh warga, untuk warga guna mendukung pengembangan usaha para anggotanya.
d.  melakukan berbagai aktivitas bisnis non kawasan yang menyangkut kepentingan/keuntungan bersama anggota, misalnya pembelian sembako langsung ke pabrikan/distributor utama

K3 beranggotakan seluruh warga yang ada di Kawasan dengan kategori sbb: 1. Status Pemilik, Penyewa, Pekerja.
2. Status Anggota Pendiri atau Anggota Biasa
Dalam rapat PPPRS selanjutnya akan dirumuskan Hak dan kewajiban anggota sesuai kategori, dan besaran modal disetor serta iuran wajib anggota.

IMG-20140223-WA0004

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s